Postingan

Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia vs Belanda di Irian Barat

Dalam pidatonya di Konferensi Negara-negara Non-Blok di Beograd pada bulan September 1961, Bung Karno meminta dukungan untuk membebaskan Irian Barat. Diplomasi Bung Karno disertai dengan langkah-langkah perjuangan. Walaupun tidak yakin apakah Bung Karno akan mewujudkan ancamannya untuk menggunakan kekerasan guna menyelesaikan sengketa Irian Barat, pemerintah Kennedy tetap tidak ingin bahwa perselisihan itu akan memanas menjadi konflik militer internasional.  Para pembuat kebijakan dalam pemerintahan Kennedy sadar bahwa Uni Soviet telah membantu Indonesia dengan perlengkapan dan penasihat militer untuk menghadapi kekuatan Belanda di kawasan tersebut. Hingga September 1961 bantuan militer Uni Soviet kepada Indonesia telah mencapai lebih dari $ 800 juta. Sementara itu untuk menanggapi ancaman Indonesia, Belanda mempersiapkan militernya untuk mempertahankan posisi mereka. Terjadilah perlombaan militer antara Belanda dan Indonesia di Irian Barat dan sekitarnya. A. Kekuatan Militer Belan...

Indonesia Juara Thomas Cup 1958

Karena perkembangan badminton yang makin meningkat di Indonesia, PBSI memutuskan untuk ikut serta dan mendaftarkan diri pada gelaran Piala Thomas 1957-1958. Saat itu kekuatan Malaya [Malaysia] yang juara tiga kali berturut-turut tengah menurun sehingga diyakini Indonesia punya peluang bagus untuk berbicara banyak di turnamen tersebut. Soedirman dan sejumlah pengurus PBSI lain,  kemudian mencari informasi dan zona yang dianggap membuat Indonesia punya kans besar untuk lolos. Indonesia lalu bergabung dengan zona Australia yang terdiri dari Australia dan Selandia Baru. Indonesia tanpa kesulitan menang atas Australia dan Selandia Baru dengan skor 9-0. Meski lolos ke babak antarzona, nama Indonesia belum diperhitungkan tim-tim lain. Di tengah sorotan minim tersebut, Indonesia mampu melangkahi Denmark dan Thailand yang lebih difavoritkan lolos ke babak final. Dalam format Thomas Cup saat itu, Malaya sebagai juara bertahan memang hanya tinggal menunggu di babak final yang disebut sebagai ...

Nasionalisasi De Javasche Bank (DJB)

De Javasche Bank merupakan salah satu bank terkemuka pada masa kolonial Belanda, didirikan di Batavia pada tanggal 24 Januari 1828. Selain berkantor pusat di Batavia, De Javasche Bank membuka cabang di berbagai kota seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Cirebon, Makasar, Palembang dan Pontianak. Kantor cabang De Javasche Bank Surabaya dibuka pada tanggal 14 September 1829 dengan kepala cabang pertama F.H. Preyer dibantu asisten A.H. Buchler dan J.D.A Loth sebagai komisaris. Kantor cabang De Javashe Bank di Surabaya merupakan kantor yang pertama kali menerapkan sistem kliring antar enam Bank utama yaitu Nederlandsche Handel Mij Factorij, De Hongkong Bankdan Shanghai Banking Corp, De Chartered Bank of India Australia dan China, De Nederlandsche Indische Handelsbank dan DeJavasche Bank. Selain itu kantor ini tercatat sebagai kantor pertama yang menyelenggarakan proses kliring di gedung kantornya sendiri dan bertindak sebagai penyelenggara (disbudporapar.surabaya.go.id) Sejarah De Javasche B...

Islamic Development Bank (IsDB)

IsDB  bersama-sama dengan Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia turut berperan dalam pembangunan di Indonesia melalui keikutsertaannya memberi pinjaman pada Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). The Islamic Development Bank (IsDB) is a multilateral development finance institution established in 1975, headquartered in Jeddah, Saudi Arabia. It focuses on Islamic finance principles—such as prohibiting interest and promoting risk-sharing—to fund infrastructure and socio-economic growth across its 57 member countries and Muslim communities globally. Key Structure and Facts Members: 57 countries spanning four continents, with Saudi Arabia as the largest shareholder. Core Operations: Funds large-scale infrastructure, agriculture, education, and health projects using Sharia-compliant instruments like Sukuk (Islamic bonds). Group Entities: Includes specialized arms like the IsDB Institute (research/training), the International Islamic Trade Finance Corporation (ITFC), and the Private Sector ...

Asian Development Bank (ADB)

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) di Manila, Filipina, didirikan 67 negara Asia pada tahun 1966. Indonesia merupakan  pemilik saham terbesar keenam. Asian Development Bank ADB is committed to achieving a prosperous, inclusive, resilient, and sustainable Asia and the Pacific, while sustaining its efforts to eradicate extreme poverty. Established in 1966, the Asian Development Bank (ADB) assists its members and partners by providing loans, technical assistance, grants, and equity investments to promote social and economic development. The Bank maximizes the development impact of its assistance by facilitating policy dialogues, providing advisory services, and mobilizing financial resources through co-financing operations that tap official, commercial, and export credit sources. More than half of both the world’s total population and the world’s urban population now live in Asia and the Pacific. Asia's rapidly developing cities face inadequate basic services, environmenta...

World Bank dan IMF

A. Bank Dunia Dari portal World Bank Group dapat diperoleh informasi sebagai berikut : JULY 1944 BRETTON WOODS CONFERENCE In July 1944 – one year before the end of World War II – delegates from 44 countries met for the United Nations Monetary and Financial Conference held at the Mount Washington Hotel in Bretton Woods, New Hampshire. The conference aimed to create the framework for post-war international economic cooperation and reconstruction. The intellectual leaders at the conference were John Maynard Keynes (Adviser to the Treasury in the United Kingdom), and Harry Dexter White (Assistant Secretary of the Treasury in the United States). While the conference resulted in the formation of two institutions, the International Monetary Fund (IMF) and the International Bank for Reconstruction and Development (World Bank), the creation of the World Bank was not the primary focus. The majority of time and effort was spent on the IMF Commission under Harry Dexter White’s leadership. The work...

Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo)

Bapindo didirikan pemerintah pada tanggal 25 Mei 1960. Bank ini bertugas membantu pemerintah dalam membelanjai usaha pembangunan semesta. Kemudian dengan adanya Undang-undang No. 14 Tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan, Bapindo dimasukkan dalam bank pembangunan.  Tugas  Sebagai bank pembangunan, Bapindo bertugas memberi kredit investasi jangka menengah dan panjang untuk semua bidang usaha sektor ekonomi.  Sumber Dana  Sumber Dana Bapindo terdiri atas modal sendiri, dana pinjaman, dan dana yang dihimpun dari masyarakat. Modal sendiri bersumber dari modal dasar yang berasal dari pemerintah sebesar Rp 50 miliar.  Dana pinjaman berasal dari lembaga keuangan seperti Bank Indonesia, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, Islamic Development Bank, dan beberapa lembaga lainnya.  Dana yang dihimpun dari masyarakat berupa giro, deposito, obligasi dan lain-lain. Kredit Investasi  Dalam memberikan kredit investasi jangka menengah dan panjang, Bapindo lebih...