Defisit Neraca Pembayaran dan Tingkat Inflasi yang Tinggi
Pada tanggal 15 September 1962 Departemen Luar Negeri AS menyerahkan Laporan Rancangan Aksi yang diminta Presiden Kennedy. Rancangan tersebut, yang memadukan kebutuhan untuk membantu Indonesia secara langsung dan tujuan-tujuan jangka panjang kebijakan AS terhadap Indonesia, sejalan dengan pandangan Presiden bahwa selesainya persengketaan atas wilayah Irian Barat membuka keinginan bagi AS untuk memperkuat ikatannya dengan Indonesia dengan cara membantu negara tersebut membangun kembali infrastruktur ekonomi dan militernya (Enclosure pada Memorandum from the Under Secretary of State (Ball) to President Kennedy, 10 Oktober 1962, FRUS, 1961-63, Vol. XXIII, 634-643).m Rancangan Aksi menyebut bahwa Indonesia mengalami defisit neraca pembayaran yang sangat parah dan tingkat inflasi yang amat tinggi. Sekiranya pemerintah Indonesia gagal memperbaiki perekonomian negara, kekuasaan politis PKI akan bertambah kuat dan akan terbuka pintu yang lebih lebar bagi kelompok komunis untuk mengambil alih I...