. Pidato Bung Karno pada KTT Gerakan Non-Blok di Beograd Tahun 1961
Dalam pidatonya pada KTT Gerakan Non-Blok
Bung Karno membagi dunia menjadi dua yakni kubu yang mewakili kekuatan mapan dan lama sebagai Oldefos (Old Established Forces) dan kubu yang merupakan kekuatan yang baru muncul sebagai Nefos (Newly Emerging Forces), dan Indonesia siap memimpin Nefos (Wardaya, 2008:247-248).
Pidato Presiden Sukarno yang bertajuk "Persahabatan, Perdamaian, dan Keadilan Sosial di antara Bangsa-bangsa", tersebut ditetapkan sebagai Memory of the World oleh UNESCO.
Kami masih berusaha memperoleh naskahnya. Kami akan sangat berterima kasih jika ada Bapak Ibu Saudara yang memilikinya dan berkenan untuk berbagi.
Hanya ada sedikit kutipan dari Wikisource:
"Janganlah ada salah paham. Non-Blok bukanlah netralitas. Ini bukan sikap pura-pura alim atau munafik dari seseorang yang menjauhkan diri dari penyakit menular. Politik Non-Blok bukanlah politik mencari posisi netral jika ada peperangan, politik Non-Blok bukanlah politik netral tanpa warna sendiri. Menjadi Non-Blok tidak berarti menjadi penyangga antar dua blok raksasa. Non-Blok adalah pengabdian yang aktif bagi cita-cita luhur kemerdekaan yang berpegang teguh pada perdamaian, keadilan sosial dan kebebasan untuk merdeka."
Komentar
Posting Komentar