Tentara Bergerak
Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 Bab 20 Demokrasi Terpimpin 1957-65 menulis bahwa pihak tentara mengambil tindakan membatasi PKI pada semester kedua tahun 1960.
Pada bulan Juli, PKI melancarkan kecaman-kecaman terhadap kabinet, terutama Subandrio yang dituduh telah menghina Cina, dan terhadap pihak tentara yang masih belum menumpas habis kaum pemberontak PRRI.
Semua anggota Politbiro PKI ditangkap guna diperiksa oleh tentara, tetapi Sukarno mendesak Nasution supaya membebaskan mereka.
Para panglima daerah di Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan melarang PKI dan menahan kaum komunis setempat pada bulan Agustus.
Atas permintaan Sukarno, larangan-larangan tersebut dicabut pada bulan Desember, kecuali di Kalimantan Selatan di mana larangan itu terus berlangsung selama setahun.
Di daerah-daerah itu, PKI terus diawasi, diganggu dan dibatasi oleh pihak militer.
Pada akhir bulan Oktober, tujuh majalah Politbiro ditutup untuk selamanya, dan mulai saat itu jatah kertas koran untuk surat kabar Harian Rakyat dikurangi.
Orang-orang di dalam tubuh PKI yang menyangsikan strategi Aidit sekarang terpaksa mengakui bahwa tidak ada jalan lain kecuali bersekutu dengan Sukarno. Meski begitu Sukarno belum mampu memasukkan PKI ke dalam Kabinet (Ricklefs, 2004 : 530).
Komentar
Posting Komentar