Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara
Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara atau TMP Kusuma Negara merupakan kompleks pemakaman Wijaya Brata yang ada di Jalan Kusumanegara, Yogyakarta, DI Yogyakarta, Indonesia. Dikenal juga sebagai TMP Semaki. Tempat ini dibuat khusus sebagai pemakaman para pahlawan, anggota militer, dan pejabat tinggi Negara Indonesia.
Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara didirikan pada tanggal 7 Oktober 1945 di wilayah Semaki, Yogyakarta dan diresmikan pada tanggal 4 Juni 1964 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Siapa Pahlawan yang Dimakamkan di Sini?
Sebagai Taman Makam Pahlawan, tempat ini menjadi tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh Indonesia, yakni sebagai berikut.
(1) Jenderal Besar TNI (Anumerta) Raden Soedirman (JendralSudirman; 24 Januari 1916 – 29 Januari 1950) Jenderal Besar Republik Indonesia pada zaman Revolusi;
(2) Letjen TNI Oerip Soemohardjo - tokoh pelopor dibentuknya Tentara Keamanan Rakyat;
(3) Brigjen TNI (Anumerta) Katamso Darmokusumo - Pahlawan Revolusi;
(4) Supeno - Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia pada Kabinet Hatta I;
(5) Mayjen TNI Soegiarto - mantan Danrem 071/Wijayakusuma;
(6) Prof. Dr. Sardjito, Rektor Universitas Gajah Mada;
(7) Soetardjo Soerjogoeritno - Mantan Wakil Ketua MPR RI dan Politikus PDI Perjuangan.
Selain itu terdapat ribuan pejuang kemerdekaan RI yang disemayamkan di TMP Kusuma Negara, yakni dari TNI AD berjumlah 1.065 makam, TNI AU 156 makam, TNI AL berjumlah 56 makam, dan 79 makam. Selain itu, ada makam warga sipil terdapat sembilan orang dan 131 makam pejuang yang tidak tercatat identitasnya (goodnewsfromindonesia.id, 8 Agustus 2023; Wikipedia, gunungkidulkab.go.id)
Untuk bisa dimakamkan di TMP Kusuma Negara Komandan satuan/satker yang bersangkutan mengajukan permintaan pemakaman kepada Komandan Sub Garnizun Kota Yogyakarta. Komandan Sub Garnizun Kota Yogyakarta memberikan rekomendasi pemakaman di TMP Kusumanegara kepada Kepala Dinas Sosial DIY (dinsos.jogjaprop.go.id).
Beberapa pahlawan nasional tidak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Antara lain :
K.H. Ahmad Dahlan dimakamkan di TPU Karangkajen.
Beliau adalah ulama besar dan Pahlawan Nasional Indonesia yang lahir di Yogyakarta pada 1 Agustus 1868 dan wafat pada 23 Februari 1923, pendiri organisasi Islam Muhammadiyah pada 18 November 1912, serta ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Surat Keputusan Presiden No. 657 Tahun 1961.
Sri Sultan Hamengkubuwono IX Raja Yogyakarta ke-9 dan Wakil Presiden ke-2 Republik Indonesia lahir di Yogyakarta, 12 April 1912 dan wafat di Washington D.C, 2 Oktober 1988, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 5 Juli 1990 melalui Keppres No. 53/TK/1990 dan dimakamkan di Astana Pajimatan Imogiri.
Demikian juga dengan Sultan Agung Hanyokrokusumo.
Komentar
Posting Komentar